Cikulur, stpdnlebakbanten.ac.id- stpdnnews- Acara Pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Angkatan ke-VIII Sekolah Tinggi Pesantren Darunna’im (STPDN) berlangsung khidmat di Aula Kantor Kecamatan Cikulur, Selasa (10/2/2026).


Acara dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Raneli, sebagai pembuka dan penambah keberkahan pada kegiatan tersebut. Selanjutnya, seluruh peserta menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dengan penuh semangat kebangsaan.
Ketua Panitia KUKERTA Angkatan VIII dalam laporannya menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT karena seluruh peserta dapat hadir dalam keadaan sehat walafiat. Ia juga menyampaikan shalawat serta salam kepada junjungan Nabi Muhammad SAW.
Dalam kesempatan itu, dijelaskan bahwa pelaksanaan KUKERTA akan berlangsung di lima desa binaan. Mengusung tema Moderasi Beragama, program ini diharapkan dapat mengingatkan kembali pentingnya sikap beragama yang sejuk, bijaksana, serta jauh dari provokasi di tengah keberagaman masyarakat.
Ketua Panitia turut menyampaikan permohonan kepada masyarakat dan aparatur desa agar bersedia membimbing serta memaklumi para mahasiswa yang masih memiliki keterbatasan pengalaman lapangan. Apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan, diharapkan dapat disampaikan dengan cara yang santun demi terjaganya norma dan nilai-nilai luhur setempat. Para peserta pun diimbau untuk senantiasa menjaga barang bawaan pribadi selama mengikuti kegiatan,” ungkap Mansori.
Selanjutnya, Ketua Sekolah Tinggi Pesantren Darunna’im, Bapak Dadan Sunandar, Lc., M.A., menyampaikan sambutan sekaligus secara resmi menyerahkan peserta KUKERTA Angkatan VIII kepada Pemerintah Kecamatan Cikulur. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa moderasi beragama tidak selalu dimulai dari perdebatan, melainkan melalui keteladanan perilaku yang baik, sikap santun, serta diskusi yang penuh hikmah.
“Esensi KUKERTA adalah khidmat sebuah ibadah. Mahasiswa diharapkan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, berbaur secara maksimal dengan masyarakat, serta menjadikan pengabdian ini bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan ladang amal dan kebermanfaatan yang nyata,” jelas Dadan Sunandar.
Usai sambutan, secara resmi peserta KUKERTA Angkatan VIII dilepas dan diserahkan kepada Bapak Sekretaris Kecamatan Cikulur untuk dibimbing dan diarahkan, dengan do’a agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan penuh berkah.
Pada sesi penerimaan, Sekretaris Kecamatan Cikulur Bapak. Derlan Firdaus, S.IP.,M.M. menyampaikan sambutan selamat datang kepada para peserta di wilayah Kecamatan Cikulur yang terdiri atas 13 desa. Beliau mengimbau mahasiswa untuk selalu berkoordinasi dengan kepala desa, menjaga komunikasi yang harmonis, serta aktif berinteraksi dengan warga termasuk dengan rutin mengunjungi masjid dan mushala. Ilmu dan pengalaman dari bangku kuliah diharapkan dapat dikembangkan dan diaplikasikan secara konkret demi kemaslahatan masyarakat,” kata Derlan Firdaus.
Sebagai simbol pelepasan, dilakukan penyerahan perwakilan peserta yang diwakili Siti Riva Maulida dan Muhamad Rifki.


Acara Pelepasan KUKERTA Angkatan ke-VIII ditutup dengan do’a oleh Bapak Adih, M.Pd.I., dengan harapan para mahasiswa dapat menjalankan tugas pengabdian dengan penuh tanggung jawab, akhlak mulia, dan semangat moderasi beragama.
Editor : Suri
Fotografer : Hisam
(Red./Humas STPDN)
Tinggalkan Komentar